Kata Bagus

by | Jun 30, 2017 | Article | 0 comments

Kata Bagus tentu saja memiliki arti dan definisi selayaknya dalam kamus bahasa. Tetapi kata Bagus tidak memiliki tolok ukur yang jelas jika dibawa kearah penilaian.

“Bagaimana menurut anda tentang hal ini…?, hal itu?, hal tersebut? Dan hal bla..bla..bla”

“Bagus” adalah Jawaban yang singkat, padat tak berisi, gamang, bimbang tak bermakna, berbobot tanpa berat. Kata, ungkapan dan penilaian dengan kata Bagus, sifatnya relative. Sebagai seorang desainer Saya sering sekali mendapatkan permohonan seperti ini :

“Tolong dibuatkan yang bagus”

“Tolong ini di desain yang bagus”

“Tolong itu visualnya dipercantik”

Saya pernah suatu kali ditampar complain dengan huruf balok yang diketik menggunakan Arial Black 24pt : Mas, ini tolong diperbagus, warnanya dipercantik biar gak surem, mungkin outlinenya bisa dibuat sedikit luwes, dipoles dengan tambahan ornament warna-warna yang lembut..

Saya baca lagi pesannya, saya perhatikan baik-baik, saya coba baca berulang kali sampai saya pahami, tapi tak pernah berhasil. Kumpulan kata-kata Bagus, cantik, luwes, dipoles, lembut itu membuat saya semakin bingung, walaupun saya tahu masing-masing arti katanya. Saya seperti sedang berada didalam salon memperhatikan ibu dari mempelai wanita yang sedang cerewet dengan penata rambut.

Karna tak kuat menerima bingung, tanpa rasa jengkel dengan sedikit terpingkal, saya mengembalikan kebingungan tersebut dengan membalas pesannya seperti ini:

Mohon maaf Bapak-Ibu, Mbak-Mas, Adek-Kakak….

Ciiyee, Adek-Kakak… Ciiyee

Bagus, cantik, luwes, dipoles, lembut itu memiliki definisi yang relative dalam pemahaman saya. Mohon lampirkan gambar/diagram/coretan sederhana untuk membantu saya memahami maksud Anda.

Peach!

Sedikit cerita tadi sebenarnya adalah sebuah keluhan tentang salah satu klien saya yang jika memberikan brief itu perintahnya pakai peribahasa. Mungkin sebagian dari kita punya pengalaman yang sama. Tapi karna kita mengerti dengan kosakata tersebut kita bisa paham apa yang sedang dibicarakan klien.

Hal tersebut umumnya dianggap biasa tapi menurut saya sebenarnya jika terlalu sering menggunakan Bahasa/kata yang perintahnya tidak/kurang spesifik dalam hal design brief hal tersebut bisa membuat kita salah menerjemahkan kebutuhan klien/customer. Dan akhirnya salah paham.

Dalam proses desain, kata Bagus itu relatif untuk setiap orang. Saya personal tidak mengukur hasil desain dengan kata bagus atau jelek. Saya lebih suka menggunakan kata Efektif dan Efisien. Kenapa begitu? Karena kesuksesan produk desain itu diukur dari seberapa efektif dan seberapa efisien cara kerjanya. Jadi intinya gunakanlah kata yang spesifik. Jika kita atau klien kesulitan untuk mengungkapkan maksud kata gunakanlah gambar, foto atau contoh originalnya agar kita punya pemahaman yang sama.

Semoga anda tidak bingung 🙂

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Pin It on Pinterest